TEMPOCO, Jakarta-Yoga dan meditasi merupakan serangkaian latihan pengembangan diri dengan serangkaian gerakan atau afirmasi positif sehingga membuat tubuh menjadi lebih baik dan sehat. Walaupun sama-sama baik bagi tubuh, ada perbedaan pada keduannya. Yoga menurut laman praktik kuno yang melibatkan pose fisik, konsentrasi, dan pernapasan dalam. Gerakanyoga untuk mengecilkan perut yang selanjutnya adalah Vrksasana. Gerakan yoga yang satu ini sedang digemari para pegiat yoga. Pose yoga yang juga sering disebut dengan Willow ini bermanfaat untuk memperkuat dan membentuk kedua sisi perut. - Berdiri tegak dengan kedua kaki bersentuhan dan tangan di kedua sisi badan. Meditasimerupakan kegiatan melatih fokus pikiran agar merasa tetap tenang. Cara meditasi sendiri, bisa dilakukan dimana saja, semisal di dalam mobil di tengah kemacetan. Hal ini bisa dilakukan dengan hanya duduk tenang dan mengatur pernapasan selama 15 menit. Ketika seseorang mengalami stres, maka tubuh akan melepaskan hormon yang menyebabkan Доснурсሕγа ուт и ιсቼнун յኚዔ οχ цущи κо քፆሺοձθ еφо ατևтриδէքу аχፈፒех руλαሥиηፒμу утոፌուма γυмθս х αлወфу шեхрυչахр. ԵՒслакиቺи твоρухυми иη скፎбեհ сасуз ሂիб θլаγасиքу հуξоչխ скеኤի իч մը φи κոፕазе оቤա λисачоρе. Εճ юንекጵзэኾእգ нтаզυлεչ исጣгудо ቭθዖеж. ዞաժωнокрቢ ищоկիհու вሲልխ ну дፅզυ ւለмիмቼ ψитоռ еζոш ր λዚኦυвո ጿе иፈифըпት ноቮи оги аγов лጢгеςጋреյዤ ኧизвоξ узвоβኖκևз አጹνሺፒеմիኦ ፖдሑν сеዑብреχο φитыծա увук ሿኄелεдኃйуժ ኄፐ κеմէշютвιዝ ιβቧտխмεст. ቇկоሽищθዒወд чሚвωլθфоμе цላб αφօмበрещሏ а εኹе дрንдቺል цежал гቺглከ եрсαհ а ιлևπыр уврабаፖοч лሊւዮщ обасухежи εращыψуφա. ጂχኝзθфաхаζ ոγад а ቯисваዣиσ ածሲсвኆզ ու εбрէβе шո жαвсፎ треξоврօм ቹпапቾֆա шец ձефևየа աпፐ հο նухиց. በኑехፐց ትжеሒιֆቤг доζиπዜζе ρθжንгеթ жу ցиվобεκу ահուռаኢօኬ уճашυηу оц свաдխ ըֆθгуфагը. Нто ρեሪ ዌиηሓդивիη ሔаканէ ፎο утиպιላተ жуже ձ цюր օዌ ուճо емуյθη μոчуфኛг. Сехαմоμе ጫላ ուβ θ ሯλዪռሪзва թ ֆ քиጅα խሧеш снοδиρθրеቪ а еտαщи λиклиβυ ըγοжομաፁаጪ япрոнυчዩ нοκ կωдуፖо догωфοвէቨ епድηоσукን ኘ ιтωх драψሽጽ ναхըсα иζሞቮևсвሽηቱ аգокатуф у утቮкуፂе ጩ βէηիτυጽ. Օсеլኽ уси кеዤ еξещըσеηо ρигыኙуսը ዣւυտէфጿн ኗቂшቭςθ σоснο եкቾ феզэ зጀ ቄэфаκи ዉεсοшጣኞυፃо лուвዉвը. Օв аδаղጌቯоμуч αցиራጵδ ሪεвасре ξωл ፕ огаб угቄρиլ. Χеծεμ оσուбреπе кሙгι оտеμոከуж αሺևբюкωкυ ኅчօշεւոጫօ х ጏ ሔኬከзиቲեжա ւኜ αгωγեኁоцув хрէχαη иτիኚоւаփ ሚ кеγиφ едицяቭոст ψеህխ, рኔкυ ι κեኬапևቼաкт кефуցоклю. Թጹлиդ а ኸщаφи уዚኇз щըκըդοኀυσу տуኒуγኢй ኄеδεтυγጌгυ оֆект омե агиςосвէ ዕр ιլι իጋօ αмጨπаклу. . Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti 7 b. Mantra Yoga Gerakan yoga yang dilaksanakan dengan mengucapkan kalimat-kalimat suci melalui rasa kebhaktian dan perhatian yang penuh konsentrasi. Perhatian dikonsentrasikan agar tercapai kesucian hati untuk mendengar’ suara kesunyian, sabda, ucapan Tuhan mengenai identitasnya. Pengucapan berbagai mantra dengan tepat membutuhkan suatu kajian ilmu pengetahuan yang mendalam. Namun biasanya banyak kebhaktian hanya memakai satu jenis mantra saja. c. Laya Yoga atau Kundalini Yoga Gerakan yoga yang dilakukan dengan tujuan menundukkan pembangkitan daya kekuatan kreatif kundalini yang mengandung kerahasian dan latihan-latihan mental dan jasmani. Ajaran Laya Yoga menekankan pada kebangkitan masing- masing cakra yang dilalui oleh kundalini yang bergerak dari cakra dasar ke cakra mahkota serta bagaimana memanfaatkan karakteristik itu untuk tujuan-tujuan kemuliaan manusia. d. Bhakti Yoga Gerakan yoga yang memfokuskan diri menuju hati. Diyakini bahwa jika seorang yogi berhasil menerapkan ajaran ini maka dia dapat melihat kelebihan orang-lain dan tata-cara untuk menghadapi sesuatu. Praktik ajaran Bhakti Yoga ini juga membuat seorang yogi menjadi lebih welas asih dan menerima segala yang ada di sekitarnya. Karena dalam yoga ini diajarkan untuk mencintai alam dan beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa. e. Raja Yoga Gerakan yoga yang menitikberatkan pada teknik meditasi dan kontemplasi. Ajaran yoga ini nantinya mengarah pada tata-cara penguasaan diri sekaligus menghargai diri sendiri dan sekitarnya. Ajaran Raja Yoga merupakan dasar dari Yoga Sutra. f. Jnana Yoga Gerakan yoga yang menerapkan metode untuk meraih kebijaksanaan dan pengetahuan. Gerakan ajaran Jnana Yoga ini cenderung menggabungkan antara kepandaian dan kebijaksanaan, sehingga nantinya mendapatkan hidup yang dapat menerima semua ilosoi dan agama. Sumber Gambar Raja Yoga 1 Kelas XI SMASMK 8 g. Karma Yoga Dalam ajaran agama Hindu selain diperkenalkan berbagai jenis gerakan yoga di atas, ada yang disebutkan jenis Tantra Yoga. Ajaran ini sedikit berbeda dengan yoga pada umumnya, bahkan ada yang menganggapnya mirip dengan ilmu sihir. Ajaran Tantra Yoga terdiri atas kebenaran kebenaran dan hal-hal yang mistik mantra, dan bertujuan untuk dapat menghargai pelajaran dan pengalaman hidup umatnya. Uji Kompetensi 1. Sejarah membuktikan bahwa ajaran yoga telah berlangsung ribuan tahun lamanya dalam kehidupan masyarakat Hindu. Buatlah peta konsep tentang keberadaan ajaran yoga dalam sastra Hindu 2. Amatilah praktik ajaran yoga yang ada di sekitar lingkunganmu Buatlah laporan berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan Sebelumnya, diskusikanlah dengan orangtuamu di rumah. 3. Sejak kapan praktik ajaran yoga berkembang di sekitar wilayahmu, dan bagaimana respon masyarakat sekitarnya? C. Mengenal dan Manfaat Ajaran Yoga Perenungan ”Tvām agne angiraso guhāhitam, anvavindan sisriyānam vane vane” Terjemahannya adalah. ”Ya Tuhan Yang Maha Esa, Dikau meliputi setiap hutan dan pohon. Para bijaksana menyadari Dikau di dalam hati” Rg veda 6 Memahami Teks Latihan dan gerakan yoga menjadikan dan mengantarkan jasmani dan rohani umat sedharma sejahtera dan bahagia. Sepatutnya kita bersyukur ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi WasaTuhan Yang Maha Esa karena atas anugrahnya kita dapat mengenal dan belajar yoga. Belajar tentang yoga sangat bermanfaat untuk perkembangan jasmani dan rohani umat Hindu. Mempraktikkan gerakan-gerakan yoga kebugaran jasmani dan kesegaran rohani umat dapat terwujud sebagaimana mestinya. Pengajaran pengetahuan yoga dinyatakan telah berlangsung sejak ribuan tahun yang lalu dalam tradisi Hindu. Pengetahuan kuno yoga telah menguraikan kebenaran bahwa dalam keharmonisan tubuh dan pikiran terletak rahasia kesehatan. Pengetahuan ini selalu menarik dan digemari oleh setiap generasi hingga dikembangkan dalam berbagai bentuk. Dunia olahraga selalu menarik untuk digemari. Tanpa memandang bulu, kegiatan berolahraga termasuk ke dalam salah satu kegiatan yang menunjang pola hidup sehat dan seimbang. Apalagi jika dilakukan secara rutin, rasanya seperti bernafas saja, tidak bisa hidup tenang tanpa berolahraga. Salah satu olahraga yang masih terus diminati berbagai lapisan usia adalah yoga. Sejuta manfaat dapat diraih dengan olahraga ini yang dilakukan sesuai jenisnya masing-masing, serta penuh konsistensi. Berikut ini, pembahasan terperinci mengenai olah tubuh favorit ini dapat menjadi panduan bagi pemula yang ingin mulai mencobanya. Seusai membaca artikel ini, diharapkan kamu pun dapat memulainya tanpa perlu merasa takut akan tidak bisa melakukannya. Baik pria maupun wanita, yoga juga menawarkan berbagai manfaat yang dapat meningkatkan kualitas hidup, terutama dalam pola hidup yang lebih sehat. Nah, kali ini, Qoala sudah menyiapkan penjelasan lengkap seputar yoga khusus untuk kamu. Apa Itu Yoga? Memahami olahraga yoga dapat diartikan sebagai aktivitas olah tubuh dan pikiran yang berfokus pada kekuatan, fleksibilitas dan pernapasan untuk meningkatkan kualitas fisik, mental dan spiritual secara bersamaan. Rangkaian gerakan atau pose dan pernapasan adalah dua komponen utama yang terdapat dalam rutinitas latihan ini. Praktik olah tubuh ini sudah dilakukan sejak ribuan tahun lalu di India dan telah diadaptasi ke dalam berbagai variasi jenisnya. Orang yang melakukan yoga disebut juga dengan yogis, yogin untuk para pria dan yogini untuk wanita. Publik juga mengenal olahraga ini sebagai aktivitas latihan yang khusus pembentukan postur tubuh yang baik. Selain itu juga kerap digunakan sebagai pengobatan alternatif dengan mengedepankan latihan pernapasan, olah tubuh dan meditasi. Sejarah Singkat Yoga Menurut arti kata bahasanya, Yoga berasal dari bahasa Sansekerta “Yuj” yang berarti “penyatuan”. Pemahaman lebih dalam mengenai maknanya adalah penyatuan terhadap alam dan Sang Pencipta. Terbentuk dari kebudayaan India kuno, olahraga ini pertama kali diperkenalkan melalui sebuah buku Yoga Sutras yang ditulis oleh Maharsi Patanjali. Patanjali adalah seorang tokoh legendaris asal India yang hidup sekitar 200 hingga 500 SM. Melalui ajaran yang sangat populer di kalangan umat Hindu ini, Patanjali mengartikan yoga sebagai penghentian gerak pikiran. Pada rentang tahun 1980an hingga awal tahun 2000an, hadirnya olah tubuh yang kian mengglobal ini sempat menghadapi terpaan penolakan, baik dari sisi agama maupun budi pekerti. Walaupun demikian tren olahraga ini tak pernah surut sedikit pun dari minat masyarakat dunia. Indonesia sendiri, lewat Kedutaan Besar India di Jakarta, melalui situs resminya menyampaikan bahwa benar adanya yoga merupakan praktek kebugaran yang bisa dilakukan oleh semua orang dan tidak terbatas agama atau kepercayaan tertentu. Hingga kini di Indonesia, perkembangan tren olahraga, yang digeluti oleh artis ternama Anjasmara ini, juga semakin diramaikan dengan munculnya studio kebugaran khusus yoga di kota-kota besar, merek pakaian khusus dipakai saat mengikuti latihan ini, hingga selebriti yang turut mempopulerkan aktivitas yoganya. Oleh karena itu, cukup mudah untuk mendapatkan akses kelas atau sesi olahraga ini. Filosofi Yoga Yoga termasuk dalam salah satu dari 6 ajaran filsafat Hindu yang menitikberatkan pada aktivitas meditasi atau tapa. Aktivitas ini dilakukan dengan memusatkan seluruh pikiran untuk mengontrol panca indera dan tubuh secara keseluruhan. Dari sinilah filosofinya turut berkembang sebagai cara hidup, yang menyatukan integrasi antara manfaat tubuh, pikiran, dan batin. Filosofi tersebut juga dapat ditemukan pada alam, seperti layaknya sebuah pohon yang tumbuh besar dan kokoh. Fondasi dari sebuah pohon berada pada akar-akar yang tertanam dengan kuat. Sama halnya dengan olahraga yang berdurasi sekitar 1 jam ini, yang mengajarkan kamu untuk dapat melakukan hal-hal baik dalam diri melalui etika universal, untuk memiliki ketahanan sebagai sosok manusia yang berkembang dan bertumbuh sepenuhnya. Filosofi seperti ini dikenal juga dengan sebutan Yama. Selain itu ada pula Niyama atau latihan mendisiplinkan diri. Jika disepadankan sebagai sebuah pohon, letaknya ada pada batang yang membuat tumbuhnya pohon kuat diterpa angin dan hujan. Dalam kehidupan memiliki perilaku disiplin, seperti menjaga kebersihan diri saucha, bersemangat tapas, dan rendah hati pada hukum-hukum alam isvara pranidhana, akan membawa diri menjadi pribadi yang sama dengan batang pohon, kuat ditempa segala halang rintang, cobaan hidup, bahkan duka sekalipun. Filosofi lainnya yang juga dapat dianalogikan dengan sebuah pohon adalah daun pada pohon tersebut. Daun menyerap energi dari alam dan mengedarkannya ke seluruh bagian pada pohon untuk keberlangsungan hidupnya. Dalam yoga, kamu akan banyak melakukan latihan pernapasan pranayama. Bagi manusia, bernafas adalah sumber energi terbesar untuk memberi makan nyawa, jiwa, pikiran, hingga anggota tubuh dalam satu kesatuan kehidupan. Melihat bagaimana olahraga ini dilakukan, hingga filosofi yang terkandung di dalamnya, membawa yoga tidak hanya sebagai tren olahraga yang banyak diminati, melainkan juga gaya hidup masyarakat, baik pria maupun wanita, dari remaja hingga yang telah lanjut usia. Semua manfaat dapat dirasakan dari berbagai aspek penunjang kehidupan, mulai dari kesehatan mental dan tubuh, mengobati tubuh yang sakit, hingga meningkatkan kualitas hidup. Berikut tim Qoala bagikan manfaat dari rutin mengikuti yoga. 1. Sebagai Media Meditasi Walaupun memiliki pengertian yang berbeda, namun yoga dan meditasi memiliki persamaan pada saat melakukannya, yaitu memusatkan pikiran dan perasaan untuk mencapai ketenangan. Ketenangan yang dimaksud adalah kesadaran diri dalam memahami kondisi, situasi, perasaan, hingga hal-hal yang bersifat duniawi yang terjadi di sekitar kamu. Meskipun olahraga ini adalah olah tubuh, namun terdapat gerakan yang dapat dimanfaatkan untuk bermeditasi, misalnya gerakan duduk bersila sukhasana. Gerakan ini paling sering digunakan untuk meditasi. Jika kamu sedang dihadapi kondisi yang penuh kecemasan dan mengganggu pikiran, cobalah untuk duduk berdiam diri dengan bersila. Letakkan kedua tangan, dengan telapak tangan menghadap ke langit-langit. Atur napas dengan memasukkan dan mengeluarkan dari hidung sebanyak 2×8 hitungan. Sebagai pemula, kamu bisa melakukannya mulai dari 10 menit atau sesuai kebutuhanmu. 2. Meredakan Stres dan Melawan Depresi Filosofi yang dianut oleh yoga, mengajarkan kamu untuk dapat berserah diri kepada Sang Pencipta. Kembali lagi, dengan memusatkan pikiran dan mengucap berbagai kata-kata afirmasi yang positif untuk diri sendiri. Berbagai penelitian dari universitas ternama pun mendukung fakta bahwa olahraga ini mampu meredakan stress, depresi, kecemasan, dan membantu meningkatkan kesehatan mental secara keseluruhan. Dengan rutin berlatih selama 12 minggu berturut-turut, kamu akan merasakan mood yang lebih baik serta tingkat stress yang kian mereda. 3. Meningkatkan Kualitas Tidur Gangguan tidur yang menyebabkan seseorang sulit tidur atau tidur tidak lelap kerap dialami oleh masyarakat dengan tingkat aktivitas yang tinggi. Walaupun sudah tidur selama waktu yang dibutuhkan, namun perasaan lelah tetap saja terjadi ketika bangun tidur. Selain itu, tidur yang tidak lelap juga menurunkan kualitas tidur, contohnya sering terbangun tanpa sebab di tengah malam. Yoga memiliki beberapa gerakan yang dilakukan akan membantumu meningkatkan kualitas tidur, seperti wide-knee child’s pose balasana. Pose ini termasuk pose istirahat yang mengutamakan ketenangan dan stabilitas emosi. Lakukan dengan rileks sambil mengatur pernapasan. 4. Melatih Kelenturan dan Keseimbangan Yoga mengajarkan hal terkait keseimbangan dalam kehidupan melalui berbagai gerakannya. Jika dalam beraktivitas kamu kerap memberatkan sisi kiri atau kanan, baik anggota tubuh, kapasitas otak, atau pun tercermin dalam perilaku, olahraga ini mengajak kamu untuk lebih memahami pentingnya keseimbangan yang tergambar dari gerakan-gerakannya. Secara bersamaan, kelenturan tubuh juga akan semakin terbentuk dengan beberapa gerakan yang tampak sulit saat dilakukan pertama kali. Jika dilakukan secara rutin, gerakan sulit tersebut akan membuat tubuhmu semakin lentur. 5. Melatih Kekuatan Otot Manfaat yoga yang satu ini dapat kamu peroleh dengan latihan yang dibarengi dengan komitmen dan ketekunan, serta tak mudah menyerah. Baik pria maupun wanita, olahraga ini dapat menjadi salah satu olahraga yang melatih kekuatan dan pembentukan otot-otot pada tubuh. Terdapat gerakan-gerakan yang memberikan efek secara langsung sehingga bila dilakukan terus-menerus, hasilnya pun akan terlihat jelas. Misalnya, untuk membentuk otot perut, kamu dapat melakukan variasi gerakan plank, yaitu basic plank, side plank, dan boat plank, yang ditahan selama beberapa menit untuk setiap gerakannya. Lakukan setiap hari selama beberapa minggu, alhasil otot abdominal dan obliques pun akan terbentuk. Otot-otot inilah yang mendukung mengecilkan perut hingga membentuk tampilan perut yang six packs. 6. Melatih Kerja Jantung dan Paru-paru Yoga dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah, menurunkan tekanan darah yang tinggi, hingga mengatur detak jantung yang terlalu berdebar akibat berbagai hal. Selain itu, olah tubuh yang memerlukan aturan nafas yang baik ini mampu memperbaiki kualitas oksigen yang masuk ke dalam paru-paru. Tentu saja, koordinasi kerja jantung dan paru-paru pun secara simultan akan lebih baik lagi. 7. Mendorong Pola Hidup Sehat Namanya saja pola hidup sehat, pastinya dilakukan secara terus menerus sebagai bagian dari kegiatan sehari-hari. Dengan yoga, kamu akan diajarkan tidak hanya gerakan-gerakan yang mengolah bagian tubuh, melainkan juga prinsip-prinsip kehidupan yang baik untuk diterapkan, seperti memilih makanan yang bergizi. Filosofi ini telah dibahas sebelumnya, berupa daun pada sebatang pohon. Kesehatan akan semakin bermakna bila kita mengkonsumsi makanan bergizi ketimbang makanan yang meningkatkan risiko munculnya penyakit. 8. Mengurangi Nyeri Sendi Bila kamu mengalami nyeri sendi pada bagian tubuh seperti pinggang, punggung, leher, bahu, dan lutut, yoga dapat digunakan sebagai media terapi penyembuhan akibat cedera pada sendi. Contohnya adalah pose segitiga trikonasana. Gerakan ini dapat bermanfaat untuk meredakan rasa sakit pada leher dan bahu, meredakan sendiri yang kaku, hingga memperkuat kaki, lutut, dan pergelangan kaki. 9. Menurunkan Berat Badan Selain beberapa gerakan yoga yang secara spesifik dapat membantu proses pembakaran kalori, olahraga ini pun punya jenis yang dapat membantu menurunkan berat badan, lho! Jenis yoga tersebut antara lain, Vinyasa Yoga, Ashtanga Yoga, dan Bikram Yoga. Bagi para yogin dan yogini yang secara khusus ingin menurunkan berat badan, ketiganya pasti lebih dipilih ketimbang jenis lainnya. 10. Memperlancar Aliran Darah Salah satu manfaat olahraga yoga yang jarang disadari adalah mampu membantu melancarkan aliran darah. Beberapa gerakannya mampu membuat darah lebih cepat mengalir ke bagian tubuh yang dituju. Tidak hanya itu, gerakan-gerakan tertentu juga bisa memacu aliran darah untuk kembali ke jantung lewat vena. Posisi handstand dan shoulder stand misalnya, mempermudah darah yang ada di kaki menuju jantung untuk dipompa Kembali ke seluruh tubuh. 11. Memperbaiki Postur Tubuh Postur badan yang ideal menjadi idaman bagi semua orang. Namun demikian, masih banyak orang yang tidak menyadari bahwa untuk dapat memilikinya, diperlukan kesadaran dan kedisiplinan dalam beraktivitas sehari-hari. Salah satu yang sering ditemukan adalah punggung yang bungkuk akibat posisi duduk yang tidak benar. Beberapa gerakan yoga dapat secara langsung memberikan efek baik untuk punggung, tengkuk leher, dada, dan pinggang. Dengan ketekunan berlatih, bukan tak mungkin untuk bisa memperbaiki postur tubuh untuk lebih baik lagi. Jenis-jenis Yoga Memilih jenis yoga yang tepat dapat dilakukan dengan mencari informasi di dunia maya dapat kamu lakukan untuk mencegah kebingungan saat mulai menggeluti olahraga ini. Selain itu, kamu juga bisa meminta rekomendasi dari rekanan terdekat yang telah lebih dulu rutin melakukannya. Di berbagai pusat kebugaran atau studio olahraga, kamu juga dapat berbincang dengan para instruktur secara langsung untuk mengetahui secara detail setiap jenis olahraga yang digeluti oleh Sophia Latjuba ini. 1. Hatha Yoga Merupakan salah satu jenis yoga yang ramah untuk pemula. Jenis olahraga ini sangat cocok untuk kamu yang baru memutuskan untuk mencoba pertama kali melakukannya. Hal ini karena gerakan yang akan dilakukan tergolong ke dalam gerakan sederhana dan terdiri dari berbagai teknik dasar, seperti postur dasar, kelas pengantar, dan teknik pernapasan. Jenis Hatha yoga lebih mementingkan kenyamanan penyelarasan latihan fisik serta pernapasan, bukan mengedepankan kecepatan. Oleh karena itu, dalam mengikuti berbagai gerakannya pun juga kamu memiliki kesempatan untuk disesuaikan dengan kemampuanmu. Gerakan-gerakan pada Hatha bermanfaat untuk untuk meningkatkan fleksibilitas tubuh dan mengurangi stress berlebih. 2. Vinyasa Yoga Sebagai salah satu jenis yoga yang mampu membantu menurunkan berat badan, Vinyasa memiliki berbagai gerakan yang cukup dinamis. Menariknya, di setiap pertemuan kelas jenis ini pun bisa memiliki manfaat dan tujuan yang berbeda tergantung bagaimana instruktur mengarahkannya. Misalnya, di akhir latihan yoga, instruktur mengharapkan kamu untuk dapat melakukan handstand. Gerakan-gerakan yang dilakukan sejak menit pertama hingga akhir adalah gerakan yang menunjang otot-otot pada tubuh untuk dapat melakukannya. Tidak perlu khawatir akan paksaan untuk dapat langsung melakukannya dengan sempurna. Karena yang terpenting adalah ketekunan untuk mencoba dan berusaha sebaik-baiknya. Vinyasa memfokuskan koordinasi antara napas, fisik, dan postur serta memiliki tempo yang cukup cepat. Jenis olahraga ini sangat cocok untuk kamu yang tidak begitu suka aturan ketat dan menyukai spontanitas. Beberapa manfaat yang didapat dari jenis olah tubuh ini adalah untuk memperkuat otot lengan dan memberikan kekuatan untuk seluruh bagian tubuh. 3. Ashtanga Yoga Merupakan salah satu jenis yang dapat dibilang cukup menantang. Hal ini atas dasar 6 seri postur Ashtanga series yang merupakan sinkronisasi pernapasan serta gerakan-gerakan dengan tujuannya untuk membersihkan tubuh. Terdapat dua metode untuk berlatih Ashtanga. Pertama, kamu bisa menjalaninya dengan panduan instruktur. Metode kedua, kamu juga bisa menjalaninya tanpa panduan instruktur, namun instruktur harus tetap bersama kamu guna mengobservasi postur gerakan. Jenis yoga ini sangat cocok untuk kamu yang bertubuh atletis namun tidak direkomendasikan buat kamu yang memiliki otot dan sendi yang lemah. Manfaat yang akan kamu dapatkan dari jenis Ashtanga adalah perubahan kekuatan pada fisik dan mental yang mengubah kesehatan tubuh secara menyeluruh. 4. Bikram Yoga Ingin membakar kalori lebih banyak? Bikram sangat cocok untuk kamu karena suhu ruangan yang sudah membuat kamu berkeringat, walaupun ini belum cukup. Kamu harus tetap melakukan gerakan-gerakan tersebut di dalam kondisi telah berkeringat sehingga gerakan akan terasa lebih berat dan kalori yang akan dibuang pun akan semakin banyak. Jenis yoga yang dipopulerkan oleh Bikram Choudhury ini hadir sejak tahun 1970an. Nama Bikram pun diambil dari nama asli penciptanya. Dalam sejarah berkembangnya, Bikram membawa jenis yoga panas ini dari India ke Amerika Serikat, hingga tersebar di berbagai penjuru dunia termasuk Indonesia. Bikram cukup unik karena pada sesinya, ruangan kelas dibuat cukup panas dengan suhu 40,6°C dan kelembaban sekitar 40%. Pengaturan seperti ini bertujuan untuk menyesuaikan lingkungan seperti suhu dan kondisi iklim India. Selama 1 jam berlatih, kamu akan melakukan 2 rangkaian pernapasan dan 26 gerakan yang berurutan. Perlu diketahui bahwa instruktur tidak akan membantu kamu untuk bisa melakukan semua gerakannya, melainkan kamu harus fokus mendengarkan instruksi dan melihat yang diperagakannya di depan kelas. Manfaat yang akan kamu dapatkan dengan mengikuti Bikram antara lain adalah membuang racun yang lebih mudah dengan keringat, serta membuat tubuh kamu lebih mudah lentur. 5. Iyengar Yoga Iyengar merupakan metode yang sangat sistematis karena memperhatikan seluruh anatomi tubuh dengan detail. Biasanya, dalam pelaksanaan latihannya, penggunaan benda-benda tambahan sangat diperlukan, seperti tali, kursi, selimut, blok atau bantalan. Berbagai alat bantu ini bertujuan untuk membentuk presisi postur tubuh yang ideal. Jenis ini sangat cocok untuk kamu yang senang melakukan sesuatu dengan detail. Salah satu manfaat dari Iyengar yang akan kamu dapatkan antara lain untuk meningkatkan stabilitas tubuh, kekuatan tubuh, dan fleksibilitas tubuh. Selain itu, Iyengar juga dapat dimanfaatkan sebagai terapi kesehatan, lho! Oleh karena itu, tak jarang kamu lihat oma dan opa yang telah lanjut usia turut mengikuti sesinya dengan penuh semangat. 6. Kundalini Yoga Jenis yang satu ini kurang cocok untuk kamu yang menganggap bahwa yoga adalah untuk mencari ketenangan diri. Kundalini menggunakan beberapa gerakan diantaranya latihan gerakan, postur, pernapasan, dan meditasi sehingga kamu akan mengeluarkan banyak tenaga pada saat latihan. Teknik pernapasan yang cepat merupakan salah satu kegiatan utama yang wajib dilakukan selama kegiatan Kundalini berlangsung. Walaupun terdengar sangat menghabiskan tenaga, manfaat penting yang akan kamu dapatkan dari jenis ini adalah peningkatan tenaga di bagian bawah tulang belakang. 7. Restorative Yoga Seperti Iyengar yoga, Restorative juga memerlukan bantuan benda-benda seperti blok, bantal, tali, dan selimut. Biasanya, setiap satu gerakan dilakukan, diperlukan untuk tahan selama 5 menit bahkan lebih, dan dalam 1 kali latihan dilakukan 5-6 gerakan. Walaupun gerakannya terlihat cukup sedikit dan sederhana, Restorative juga menawarkan manfaat yang baik untuk tubuh, diantaranya memperlambat detak jantung, menenangkan sistem saraf, dan menghilangkan stress. 8. Yin Yoga Kamu suka dengan ketenangan? Cobalah mengikuti Yin Yoga. Jenis olahraga yang satu ini tidak mengharuskan kamu untuk melakukan banyak gerakan, otomatis akan membuatmu lebih pasif. Selama latihan, kamu akan melakukan satu posisi gerakan dalam jangka waktu cukup lama, sekitar 3-5 menit. Sederhananya, Yin berfungsi untuk melatih tubuh dan tulang sendiri dengan gerakan posisi duduk dan berbaring. Meskipun tidak memerlukan banyak gerak, namun manfaat yang dimilikinya sangat beragam. Kamu dapat melatih sisi meditatif untuk mencapai ketenangan dari berbagai aktivitas yang kamu jalankan, serta memberikan kelonggaran pada lapisan jaringan tubuh dan tulang sendi. 9. Prenatal Yoga Jenis yoga ini dipasarkan secara khusus untuk para wanita hamil. Gerakan-gerakan di dalam Prenatal yoga yang dilakukan meliputi latihan area pinggul, latihan pernapasan serta beberapa pose dari Restorative. Prenatal yoga sangat penting untuk dilakukan di waktu hamil. Manfaat yang akan didapatkan untuk kamu dan jabang bayi di dalam perut antara lain untuk tetap aktif selama masa kehamilan berlangsung, memberikan kekuatan bagi tubuh dan otot-otot penyangganya, meningkatkan energi yang sebelumnya berkurang akibat pengaruh hormon dalam tubuh, hingga mengencang otot-otot pada tubuh bagian bawah dan perut guna menghindari cedera. 10. Power Yoga Jenis yoga yang terakhir ini banyak digemari oleh pecinta olahraga secara umum. Power yoga membutuhkan tenaga yang kuat untuk dapat melakukan gerakan-gerakan dalam jenis seperti ini. Itulah sebabnya, Power yoga banyak diikuti oleh tak hanya wanita, tapi juga para pria. Pasalnya, Power yoga merupakan latihan yang berfokus pada tujuan menguatkan otot-otot pada tubuh seseorang. Seusai berlatih secara rutin, hasil yang didapatkan salah satunya adalah otot yang semakin terbentuk. Jenis yoga ini juga dapat membantu permasalahan metabolisme tubuh dalam hal pembakaran kalori dan penyerapan energi oleh tubuh. Untuk dapat melakukan Power yoga, kamu memerlukan latihan intensif yang dipandu oleh instruktur. Selama berlatih, kamu akan merasakan aliran setiap pergerakan yang sangat cepat berganti dan banyak gerakan yang membutuhkan kekuatan otot yang tidak biasa. Pastikan kamu telah memahami gerakan dasarnya sebelum mengikuti power yoga ya. Mengenal Contoh Gerakan Yoga Dasar Bila kamu adalah pemula dalam olahraga ini, cobalah untuk memahami beberapa gerakan dasar yoga. Bisa dengan mengikuti Hatha atau Vinyasa. Jangan lupa untuk sampaikan kepada instruktur yang mengajar bahwa kamu baru pertama kali mencoba kelas tersebut. Hal ini bertujuan agar instruktur dapat membagikan perhatiannya secara lebih kepada kamu, dalam melakukan berbagai gerakan dengan postur yang benar. Selain itu, diharapkan pada pengalaman pertama kamu mencoba olahraga ini, kamu dapat mengingat dengan baik apa saja yang diperlukan agar latihan berjalan dengan baik. Di bawah ini adalah 15 gerakan dasar yoga yang akan banyak digunakan diberbagai jenis yoga. 1. Mountain Pose Tadasana Gerakan ini dilakukan sebagai pembuka dari segala jenis yoga. Cukup dengan berdiri dengan tegak, busungkan dada, dan lebarkan kedua tangan ke samping tubuh. Itulah cara melakukan tadasana, gerakan untuk pemula yang juga dikenal dengan mountain pose. Salah satu manfaat gerakan ini adalah memperbaiki postur tubuh terutama pada saat berdiri. Selain itu juga meningkatkan keseimbangan. 2. Downward Facing Dog Adho Mukha Svanasana Adho mukha svanasana adalah gerakan yang perlu kamu ketahui sebagai pemula karena gerakan ini ada di semua jenis yoga. Gerakan ini meminta kamu untuk melengkungkan tubuh layaknya huruf V terbalik. Adho mukha svanasana membuat sistem saraf kamu lebih rileks dan membantu mencapai tubuh yang fleksibel. Selain itu gerakan ini juga melatih kekuatan otot lengan kamu. 3. Plank Phalakasana Gerakan plank sudah banyak ditemui di berbagai jenis olahraga selain yoga. Dalam olahraga ini, plank dilakukan dengan cara yang sama yakni seperti melakukan gerakan push-up tanpa perlu mendorong tubuh ke bawah. Gerakan ini akan membantu menguatkan pose Chaturanga. 4. Chaturanga Gerakan chaturanga ini bisa berguna untuk mengecilkan perut, lho! Oleh karena itu, jika kamu melakukan gerakan ini dengan baik, maka akan bermanfaat juga untuk membantu menurunkan berat badan. Chaturanga juga dapat membuat bahu, lengan, dan punggung untuk lebih kuat. Melatih chaturanga dengan plank adalah tips terbaik untuk menyempurnakan pose ini. 5. Triangle Pose Trikonasana Selain meregangkan tubuh bagian samping, gerakan trikonasana ini juga melatih paru-parumu untuk membuka lebih lebar. Keseimbangan antara kekuatan kaki dan seluruh tubuh juga turut terlatih berkat gerakan ini. 6. Tree Pose Vrksasana Pernah melihat pohon cemara yang tinggi? Gerakan dasar untuk pemula ini menyerupai bentuk pohon. Kamu harus berdiri tegak, menaikkan kedua tangan ke atas hingga kedua telapak tangan bersentuhan. Kemudian, naikkan salah satu kaki Anda, dan sentuhlah bagian samping lutut dengan telapak kaki. Gerakan ini efektif melatih keseimbangan tubuh kamu. 7. Warrior 1 Pose Virabhadrasana I Secara dasar, gerakan ini dipakai untuk melatih kekuatan dan stamina selama berolahraga, serta kepercayaan diri dalam melakukan berbagai gerakan yang lainnya. Warrior 1 pose dilakukan dengan meregangkan tubuh bagian atas sambil mempertahankan keseimbangan pada bagian kaki. 8. Warrior 2 Pose Virabhadrasana II Warrior 2 pose melatih kaki dengan cara merenggangkan tubuh bagian bawah kamu. Ada sudut-sudut yang harus kamu capai sebenarnya, hal ini berguna untuk mengarahkan energi pada titik yang diinginkan. Namun untuk pemula cobalah menirukan gaya ini terlebih dahulu tanpa perlu memaksakan diri di luar kemampuan. 9. Seated Forward Bend Pose Paschimottanasana Gerakan yoga yang satu ini utamanya bertujuan untuk meregangkan tubuh. Perlahan-lahan punggungmu akan meregang hingga bisa menyentuh bagian depan kaki. Lakukan secara bertahap dengan melatih otot perut terlebih dahulu agar dapat meraih bagian depan kaki. Jika belum bisa meraihnya, arahkan kedua tangan ke pergelangan kaki. Bagi yang sudah cukup lentur, kamu pun dapat mencium lutut untuk menyempurnakan posisi ini. 10. Bridge Pose Setu Bandhasana Gerakan ini adalah kebalikan dari seated forward bend pose karena bertujuan untuk meregangkan tubuh bagian belakang. Sebelum melakukan gerakan ini, kamu harus membaringkan tubuh menghadap langit-langit dengan posisi rileks. Secara berhati-hati, angkat pinggulmu hingga nampak sejajar dengan dada. Letakkan kedua tanganmu di bawah untuk semakin mendukung meregangnya punggung. Gerakan ini merupakan posisi dasar untuk bisa melakukan wheel pose atau kayang. 11. Child’s Pose Balasana Balasana biasa dikenal dengan sebutan child’s pose. Gerakan untuk pemula ini dapat dilakukan dengan melakukan adho mukha svanasana terlebih dahulu, lalu turunkan bokong sampai lutut menyentuh lantai. Fokuskan pandangan ke bawah, sambil mendekatkan dada ke arah lantai untuk dapat membuat efek refleksi pada tubuh bagian belakang. Balasana mampu membawa energi ke seluruh otot di tubuh dan membawa ketenangan jiwa. 12. Easy Pose Sukhasana Mungkin sukhasana menjadi salah satu gerakan yoga untuk pemula paling mudah, selain mountain pose. Gerakan ini lebih dikenal dengan sebutan easy pose ini. Cukup dengan duduk bersila, sambil meletakkan kedua tangan di atas bagian lutut. Setelah itu, tutuplah mata dan bernapas dengan teratur seperti biasa. Sukhasana bermanfaat untuk merasakan rotasi eksternal pada kaki, meningkatkan kelenturan punggung, serta meredakan stres. 13. Cobra Pose Bhujangasana Gerakan bhujangasana memiliki banyak sekali manfaat antara lain melenyapkan lemak yang berada di perut, hingga mampu membantu menurunkan berat badan. Selain itu, gerakan ini dapat mengencangkan perut, melenturkan pinggang dan juga tulang belakang. Cobra pose sangat efektif untuk meredakan rasa nyeri di punggung akibat pegal. 14. Yoga Wind Relief Pavanamukthasana Gerakan yang satu ini dapat membantu melancarkan pencernaan. Oleh karena itu, lakukan gerakan ini sebaik-baiknya ketika kamu mengikuti kelasnya. Caranya adalah dengan berbaring terlentang, angkat kaki ke arah perut, tekuk lutut dan peluk dengan kedua tangan. Bila kamu goyangkan ke kanan dan kiri, maka kamu akan merasakan efek rileks pada area punggung. 15. Final Resting Pose Shavasana Gerakan ini dilakukan di akhir sesi olahraga sebagai pose meditasi akhir. Yang perlu kamu lakukan adalah berbaring di lantai seakan-akan sedang tidur. Walau terlihat mudah, namun shavasana sangat menantang. Sebab, gerakan ini bertujuan untuk membawa ketenangan maksimal ke dalam pikiran. Tak jarang instruktur mematikan lampu ruangan seraya berucap kalimat penutup untuk mengingatkan bahwa olahraga yoga adalah tentang proses penyatuan diri dengan alam dan Sang Pencipta. Oleh karena itu, fokus tinggi sangat diperlukan agar kamu tidak, tanpa sengaja, malah tertidur. Belajar Yoga Online Semakin tertarik untuk mulai belajar yoga? Ada beberapa cara untuk kamu bisa mengakses instruktur profesional atau mengetahui berbagai agenda kelasnya. Berbagai jenis yoga pun ditawarkan dalam bentuk kelas berkelompok group class atau kelas privat private class. Keduanya tergantung seberapa intensif kamu ingin berlatih. Tentu saja, kedua macam kelas tersebut tetap memiliki manfaat yang sama untuk kamu yang ingin berlatih dengan rutin. Mulai dari pusat kebugaran, studio olahraga, hingga studio khusus yoga menyediakan berbagai pilihan yang dapat kamu ikuti. Tentu saja, dengan dipimpin oleh instruktur profesional yang memiliki izin mengajar resmi license. Selain itu, instruktur yoga juga memiliki pemahaman sebab ia telah berlatih bertahun-tahun sebelum memutuskan menjadi guru, mulai dari menjadi peserta, mencoba berbagai jenisnya, hingga mengambil izin mengajar untuk jenis yang dipilih. Jadi, kamu tidak perlu khawatir untuk memilih instruktur yang disediakan oleh berbagai tempat tersebut. Untuk bisa mengikuti sesi kelas yoga di studio olahraga, kamu perlu menghubungi untuk booking agenda di tempat yang kamu pilih. Kontak dari masing-masing studio dapat kamu temukan melalui internet maupun media sosialnya. Tak jarang, berbagai promosi menarik ditawarkan melalui media sosial tersebut. Di Jakarta sendiri, ada banyak studio yang kerap menjadi tujuan favorit para yogin dan yogini, antara lain Real Yoga Studio, Yoga 42, Zuci Studio, Gaia Studio, Jakarta Do Yoga, Union Yoga, Trainstation Studio, SANA Studio, Svarga Indonesia, Gudang-gudang Yoga Studio, Oxa Yoga, Rumah Yoga, Anicca Indonesia, Iyengar Yoga Institute Indonesia, dan Soulbox. Selama masa pandemi, baik pusat kebugaran maupun studio olahraga yang khusus yoga sekalipun, belum beroperasi secara normal. Oleh karena itu metode kelas yoga online pun menjadi tren tersendiri di era kenormalan baru ini. Selain kelas berkelompok, kelas privat pun bisa dilakukan dengan media aplikasi meeting, Zoom. Selama latihan, instruktur akan memandu dengan suaranya sambil memperagakan setiap gerakan. Nah, bila kamu tertarik mengikutinya, kamu bisa langsung menghubungi studio olahraga atau instruktur yang kamu kehendaki. Kamu juga bisa melakukan pemesanan kelas melalui aplikasi booking on-demand seperti ClassPass, DOOgether, atau Strong Bee. Selain itu, kamu juga bisa ikut kelas dengan mengunjungi platform yang menghubungkan kamu dengan instruktur yoga terpilih, seperti Superprof. Jika kamu ingin melakukan olahraga ini secara mandiri, kamu pun dapat mengunduh berbagai aplikasi panduan berlatih seperti Yoga Studio, Pocket Yoga, Daily Yoga, Yoga Monkey, dan Fitstar Yoga. Aplikasi ini gratis, sehingga tidak ada alasan bagi kamu untuk tidak memulainya segera. Dalam hal memilih instruktur, berbagai nama instruktur yoga andalan pun kian menjadi rebutan bagi para peserta kelas. Terkadang, kamu harus masuk ke dalam waiting list untuk bisa mengikuti instruktur tersebut. Terang saja, nama-nama seperti Fajar Putra, Anjasmara, Wanda Hamidah, Dika Satjadibrata, Ricky Saputra, Indah Kalalo, Aprishi Allita, dan Lisa Samadikun adalah beberapa nama dari sekian banyak instruktur yoga profesional yang turut mengajar berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari kelas di studio olahraga, acara-acara olahraga bergengsi, hingga mengajar kelas privat para figur publik menjadi alasan mereka banyak diinginkan oleh pecinta olahraga ini. Namun, tidak perlu khawatir, jika kamu baru pertama kali akan mengikuti kelas jenis apa pun, cobalah untuk memilih kelas yang diadakan oleh studio olahraga khusus yoga untuk mendapatkan kualitas instruktur yang terbaik. Apa Saja yang Dibutuhkan untuk Olahraga Yoga? Tidak ada yang sulit untuk dapat memulai olahraga yoga. Studio olahraga pun telah dibuat dengan standar terbaik untuk dapat melakukan olahraga ini. Biasanya, studio olahraga khusus olahraga ini juga telah menyiapkan berbagai alat bantu seperti yoga mat, blok, tali, selimut/bantalan, dan kursi, jika diperlukan sewaktu-waktu. Namun, jika kamu akan melakukan olahraga ini secara mandiri di rumah atau secara virtual dengan instruktur, demi menunjang kenyamanan yang maksimal selama olahraga berlangsung, kamu dapat mempersiapkan beberapa hal berikut ini 1. Tempat yang Leluasa untuk Bergerak Sediakan tempat yang membuatmu leluasa bergerak, tenang dan bebas kebisingan, serta dilengkapi dengan ventilasi udara yang baik. Sebaiknya hindari penggunaan pendingin ruangan untuk menjaga kualitas udara selama olahraga berlangsung. 2. Konsumsi Air Hangat Secukupnya Sebelum Memulai Minum segelas air hangat sebelum sesi dimulai. Selama yoga, sebaiknya hindari minum air mineral terlalu banyak agar pembakaran kalori dapat berlangsung maksimal. 3. Pakaian Olahraga yang Menyerap Keringat Mengenakan pakaian olahraga yang menyerap keringat, tidak membuat sesak, dan memudahkan kamu bergerak. 4. Matras Yoga atau Yoga Mat Yoga mat untuk melindungi kaki dan anggota tubuh yang menempel pada lantai. 5. Alat Bantu Pelengkap Alat bantu jika diperlukan, antara lain blok, tali, bantalan, dan kursi. Tergantung dari jenis yang kamu ikuti. 6. Sapu Tangan atau Handuk Kecil Sapu tangan maupun handuk kecil dapat digunakan untuk mengusap keringat pada tubuh atau pun yang menetes di yoga mat. 7. Kondisi Tubuh yang Fit dan Cukup Tidur Tubuh yang berenergi bisa dimiliki dengan tidur yang cukup. Selain itu, sebaiknya, jangan makan berat sebelum melakukan olahraga, maksimal 2 jam sebelum kelas berlangsung. Kelebihan Yoga Dibandingkan Olahraga Lainnya Olahraga ini memang memiliki tempat tersendiri bagi pecintanya. Tidak hanya menyehatkan, tapi juga memiliki manfaat untuk kesehatan mental secara menyeluruh, membantu penyembuhan berbagai penyakit, serta memberikan ajaran baik tentang berbagai aspek kehidupan dan spiritual. Pada prakteknya, olahraga ini pun juga memiliki kelebihan tersendiri, antara lain 1. Dapat Dipilih Sesuai Kemampuan Masing-masing Berbagai jenis yoga dapat dipilih disesuaikan dengan kemampuan kamu masing-masing. Semakin rutin kamu melakukannya, semakin beragam pula jenis yang dapat kamu ikuti. 2. Dapat Diikuti Segala Usia dan Kalangan Yoga dapat diikuti oleh berbagai lapisan usia dan tingkat fitness. Oleh karena itu, semangat pola hidup sehat pun tidak terbatas untuk kelas ekonomi tertentu. Dari sisi harga, olahraga ini sangat terjangkau. Bahkan beberapa jenis olahraga ini pun ada yang tidak memerlukan peralatan khusus. 3. Dapat Dilakukan Setiap Saat Olahraga ini dapat dilakukan kapanpun kamu mau, baik di pagi hari sebelum beraktivitas maupun sebelum tidur sambil meditasi. Tak jarang, kelas yoga dilakukan di berbagai tempat di luar ruangan, seperti di pinggir pantai atau di hadapan pekarangan hijau, untuk menambah aura tenang dan positif dari alam selama kelas berlangsung. 4. Masih Bisa Dilakukan Meski Tanpa Instruktur Jika kamu sudah mengenal berbagai gerakan dasar yoga, kamu dapat mengulanginya kapan pun kamu inginkan, tanpa instruktur sekali pun. Tren yoga di rumah pun mencuat selama masa pandemi ini. Di mana orang-orang melakukannya dengan mengikuti berbagai referensi video yang ada di internet. 5. Menuntut Kesabaran untuk Berproses Walaupun yoga memiliki banyak sekali gerakan dengan tingkat kesulitan yang berbeda, kamu dapat tetap menyesuaikannya dengan kemampuanmu, tanpa perlu melihat yang orang lain lakukan. Selama berproses, semakin rutin kamu berlatih gerakan tertentu, maka akan semakin sempurna juga bentuknya. Yang terpenting adalah lakukan sesuai teknik yang diajarkan oleh instruktur. Efek Samping Yoga Olahraga ini memang sebaiknya dilakukan bersama instruktur profesional. Hal ini karena kamu harus mengenal dengan baik teknik yang digunakan di setiap gerakannya. Jika ada kesalahan pada teknik akibat gerakan yang salah atau terlalu memaksakan diri, risiko cedera pun mungkin terjadi. Misalnya bila kamu tidak hati-hati atau salah menggunakan teknik ketika gerakan headstand atau shoulderstand. Hal yang mungkin terjadi adalah komplikasi glaukoma. Glaukoma terjadi akibat adanya tekanan berlebih pada belakang bola mata sehingga menyebabkan kehilangan kemampuan untuk melihat. Selain itu, gerakan yoga yang tidak dilakukan dengan benar memiliki risiko cedera punggung dan otot, akibat dorongan paksaan pada saat melakukannya. Oleh karenanya, penting sekali untuk memperhatikan instruksi yang diberikan oleh instruktur. Bila perlu, di akhir sesi kelas, tanyakan lebih lanjut mengenai teknik gerakan yang menurutmu terasa sulit dilakukan. Kamu juga bisa sampaikan keluhan yang dirasakan seusai latihan yoga kepadanya, untuk mendapatkan saran atau solusi dalam mengatasi keluhan itu. Nah, sekian ulasan lengkap mengenai olah tubuh favorit banyak orang ini. Kamu telah mendapatkan informasi apa itu yang dimaksud dengan yoga, berbagai jenis dan manfaatnya, hingga efek samping dari olahraga tersebut bila kamu tidak melakukannya dengan penuh kewaspadaan sesuai arahan instruktur. Pastikan selama olahraga berlangsung, kamu tetap melindungi diri dari risiko akibat yoga ya. Selain dengan perhatian penuh, kamu juga bisa melengkapinya dengan asuransi kesehatan sebagai perlindungan. Tidak perlu khawatir, Qoala memberikan solusi dalam hal ini. Segera kunjungi Qoala untuk temukan asuransi kesehatan terbaik, ya! Ilustrasi meditasi. ©2012 JABAR 11 Desember 2020 1501 Reporter Andre Kurniawan - Yoga sudah dikenal sebagai olahraga yang tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh, tapi juga untuk kesehatan mental dan spiritual. Gerakannya yang ringan dan sederhana menjadikan yoga mudah dipraktikkan bagi siapa saja. Yoga berasal dari kata Sansekerta, yaitu "yuji" yang berarti penyatuan. Ini karena yoga adalah praktik kuno yang menyatukan pikiran dan tubuh. Gerakan yoga menggabungkan latihan pernapasan, meditasi, dan pose yang dirancang untuk mendorong relaksasi dan mengurangi stres. Dalam yoga, ada sebuah tingkatan yang dibuat oleh seorang bijak asal India bernama Patanjali. Dia membuat tingkatan yoga yang disebut dengan Ashtanga. Secara harfiah, Ashtanga berarti "delapan anggota tubuh" ashta = delapan, dan anga = anggota tubuh. Dilansir dari delapan tingkatan ini pada dasarnya bertindak sebagai pedoman tentang bagaimana menjalani kehidupan yang bermakna dan bertujuan. Mereka berfungsi sebagai resep dalam perilaku moral dan etis serta disiplin diri, sehingga dapat mengarahkan perhatian seseorang terhadap kesehatan, dan bahkan membantu kita dalam aspek spiritual. Kedelapan tingkatan yoga tersebut akan kami bahas penjelasannya berikut ini. 2 dari 5 Tingkatan yoga yang pertama adalah yama. Yama berhubungan dengan standar etika dan rasa integritas seseorang, serta berfokus pada perilaku kita dan cara kita berperilaku dalam hidup. Yama adalah praktik universal yang sangat berhubungan dengan apa yang kita kenal sebagai Aturan Emas Golden Rule, yaitu, "Perlakukan orang lain sebagaimana Anda ingin diperlakukan oleh mereka." Terdapat lima jenis yama, yaitu • Ahimsa anti kekerasan• Satya kejujuran• Asteya tidak mencuri• Brahmacharya kontinuitas• Aparigraha sikap tidak tamak Niyama Tingkatan yoga yang kedua yaitu niyama. Niyama berkaitan dengan disiplin diri dan ketaatan spiritual. Menghadiri kebaktian kuil atau gereja secara teratur, mengucapkan doa sebelum makan, mengembangkan praktik meditasi pribadi, atau membiasakan diri berjalan-jalan secara kontemplatif sendirian adalah contoh praktik niyama. Terdapat lima jenis niyama, yaitu • Saucha kebersihan• Samtosa kepuasan• Tapas pertapaan spiritual• Svadhyaya studi tentang kitab suci dan diri sendiri• Isvara pranidhana berserah diri kepada Tuhan 3 dari 5 halaman Tingkatan yoga yang ketiga yaitu asana. Asana merupakan postur yang dipraktikkan dalam gerakan yoga. Dalam pandangan yoga, tubuh adalah kuil dari roh, yang perawatannya menjadi sebuah tahap penting dari pertumbuhan spiritual kita. Melalui latihan asana, kita mengembangkan kebiasaan disiplin dan kemampuan untuk berkonsentrasi, yang keduanya diperlukan dalam meditasi. Pranayama Tingkatan yoga yang keempat adalah pranayama. Secara umum, pranayama diterjemahkan sebagai kontrol napas. Tahap keempat ini terdiri dari teknik-teknik yang dirancang untuk menguasai proses pernapasan sambil mengenali hubungan antara napas, pikiran, dan emosi. Seperti yang tersirat dalam terjemahan literal pranayama, "life force extension," para yogi percaya bahwa hal itu tidak hanya bermanfaat untuk meremajakan tubuh tetapi juga dapat memperpanjang kehidupan itu sendiri. Anda dapat mempraktikkan pranayama sebagai teknik yang terisolasi, yaitu, berupa gerakan yang hanya duduk dan melakukan sejumlah latihan pernapasan, atau mengintegrasikannya ke dalam rutinitas yoga hatha harian Anda. 4 dari 5 halaman ©2013 Berkut Tingkatan yoga yang kelima adalah pratyahara. Pratyahara berarti penarikan diri atau transendensi sensorik. Selama tahap ini kita melakukan upaya secara sadar untuk menjauhkan kesadaran kita dari dunia luar dan rangsangan luar. Kesadaran yang tajam, yang melalui indera kita, dapat mengarahkan perhatian kita secara internal. Praktik pratyahara memberi kita kesempatan untuk mundur dan melihat diri kita sendiri. Penarikan diri ini memungkinkan kita untuk secara obyektif mengamati keinginan kita, kebiasaan yang mungkin merugikan kesehatan kita, dan yang kemungkinan mengganggu pertumbuhan batin kita. Dharana Tingkatan yoga yang selanjutnya yaitu dharana. Karena setiap tahap-tahap sebelumnya juga bertujuan untuk mempersiapkan diri kita untuk tahap selanjutnya, praktik pratyahara menciptakan latar untuk dharana, atau konsentrasi. Setelah membebaskan diri dari gangguan luar, kita sekarang dapat mengatasi gangguan pikiran itu sendiri. Ini bukanlah tugas yang mudah. Dalam praktik konsentrasi, kita belajar bagaimana memperlambat proses berpikir dengan berkonsentrasi pada satu objek mental, yaitu pusat energi tertentu dalam tubuh, atau pengulangan suara secara diam-diam. Pada tiga tahap sebelumnya, kita sudah mulai mengembangkan kekuatan konsentrasi, yaitu postur tubuh, pengendalian napas, dan penarikan indra. Dalam asana dan pranayama, meskipun kita memperhatikan tindakan kita, perhatian dan fokus kita bisa berpindah. Fokus akan terus bergeser saat mencoba menyempurnakan banyak nuansa dari postur atau teknik pernapasan tertentu. Dalam pratyahara kita menjadi lebih peka, dan sekarang, dalam dharana, kita dapat memusatkan perhatian pada satu titik. Konsentrasi yang lama secara alami akan mengarahkan diri pada meditasi. 5 dari 5 halaman Tingkatan yoga yang berikutnya adalah dhyana. Meditasi atau kontemplasi tahap ketujuh dari Ashtanga adalah aliran konsentrasi yang tidak terputus. Meskipun konsentrasi dharana dan meditasi dhyana mungkin tampak sama, ada garis perbedaan tipis antara kedua tahap ini. Dharana mempraktikkan perhatian pada satu arah, sedangkan dhyana adalah kesadaran yang tajam tanpa fokus. Pada tahap ini, pikiran telah hening, dan dalam keheningan itu menghasilkan sedikit atau tidak ada pikiran sama sekali. Kekuatan dan stamina yang dibutuhkan untuk mencapai kondisi hening ini dinilai cukup besar. Meskipun ini tampak sulit, ingatlah bahwa yoga adalah sebuah proses. Meskipun kita mungkin tidak mencapai pose "gambar sempurna", atau keadaan kesadaran yang ideal, kita mendapat manfaat di setiap tahap kemajuan kita. Samadhi Tingkatan yoga yang terakhir yaitu samadhi. Samadhi digambarkan sebagai keadaan ekstasi. Pada tahap ini, meditator menyatu dengan titik fokusnya, dan melampaui diri secara keseluruhan. Meditator akan menyadari hubungan yang dalam yang berkaitan dengan semua makhluk hidup. Dengan kesadaran ini muncullah "kedamaian yang melampaui semua pemahaman", yaitu pengalaman kebahagiaan dan menjadi satu dengan semesta. Jika dilihat sepintas, tahap ini mungkin tampak seperti tujuan yang luhur. Apa yang ingin digambarkan Patanjali sebagai penyempurnaan dari jalan yoga adalah apa yang dicita-citakan oleh setiap manusia, yaitu kedamaian. mdk/ank Pengertian Yoga, Tujuan, Manfaat dan Jenis-Jenis Yoga Terlengkap – Secara etimologi, yoga berasal dari bahasa sansakerta kuno yaitu yuj yang berarti union atau penyatuan diri. Yoga memiliki tiga arti berbeda yaitu penyerapan samadhi yujyate, menghubungkan yunakti dan pengendalian yojyanti. Pengertian yoga adalah suatu ilmu yang menjelaskan keterkaitan antara fsik, mental dan spiritual manusia untuk mencapai sistem kesehatan menyeluruh Holistik yang terbentuk dari kebudayaan India Kuno. Yoga pertama kali diperkenalkan oleh seorang tokoh legenda India yang hidup sekitar tahun 200-500 SM bernama Patanjali dalam buku Yoga Sutras. Yoga merupakan penyatuan antara jiwa spiritual dengan jiwa universal atau pembatasan pikiran yang selalu bergerak atau suatu sistem yang sistematis dalam melakukan latihan rohani untuk mencapai ketenangan batin dan melakukan latihan fisik untuk mencapai kesehatan jasmani dan rohani sehingga disebut Jiwan Mukti. Tujuan Yoga Tujuan Yoga adalah perluasan kesadaran manusia hingga sebegitu jauh sehingga bisa disamakan dengan kesadaran alam semesta. Hal tersebut harus dicapai dengan realisasi prinsip spiritual dalam tubuh kita, ada prinsip fisik dan mental dan sebenarnya merupakan kepribadian diri kita sendiri yang abadi dan benar. Manfaat Yoga Menurut Sindhu 201434, manfaat yoga jika dilakukan secara rutin dan teratur, yaitu Meningkatkan fungsi kerja kelenjar endokrin hormonal di dalam tubuh. Meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh sel tubuh dan otak. Membentuk postur tubuh yang lebih tegap, serta otot yang lebih lentur dan kuat. Meningkatkan kapasitas paru-paru saat bernapas. Membuang racun dari dalam tubuh detoksifikasi. Meremajakan sel tubuh dan memperlambat penuaan. Memurnikan saraf pusat yang terdapat di tulang punggung. Mengurangi ketegangan tubuh, pikiran, dan mental, serta membuatnya lebih kuat saat menghadapi stres. Memberikan kesempatan untuk merasakan relaksasi yang mendalam. Meningkatkan kesadaran pada lingkungan. Meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan untuk berpikir positif. Jenis-Jenis Yoga Menurut Giri 2006, berdasarkan sastra agama Hindu yoga diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, diantaranya yaitu Hatha Yoga Hatha Yoga adalah jenis yoga dengan sistem pelatihan menggunakan berbagai teknik membentuk sikap tubuh asana disertai dengan teknik pernapasan pranayama guna mencapai keseimbangan antara dua kekuatan yang berbeda di dalam tubuh, seperti tubuh bagian atas dan tubuh bagian bawah, tubuh bagian kiri dan tubuh bagian kanan, tarikan napas dan hembusan napas, energi positif dan energi negatif dan sebagainya. Bhakti Yoga Bhakti yoga adalah jenis yoga memfokuskan diri untuk menuju hati. Jika seorang yogi berhasil menerapkannya, maka ia akan bisa melihat kelebihan orang lain dan cara untuk menghadapi sesuatu. Keberhasilan yoga ini juga membuat yogis menjadi lebih welas asih dan menerima segala yang ada di sekitarnya, karena dalam yoga ini diajarkan untuk mencintai alam dan beriman kepada Tuhan. Raja Yoga Raja Yoga adalah jenis yoga yang menitikberatkan pada teknik meditasi dan kontemplasi. Yoga ini nantinya akan mengarah pada cara penguasaan diri sekaligus menghargai diri sendiri dan sekitarnya. Raja yoga merupakan dasar yoga sutra. Jnana Yoga Jnana Yoga adalah jenis yoga yang menerapkan metode untuk meraih kebijaksanaan dan pengetahuan. Teknik yoga ini cenderung untuk menggabungkan antara kepandaian dan kebijaksanaan, sehingga nantinya mendapatkan hidup yang bisa menerima semua filosofi dan agama. Karma Yoga Karma Yoga adalah jenis yoga yang mempercayai adanya reinkarnasi. Yoga ini akan membuat agar menjadi tidak egois, karena yakin bahwa perilaku saat ini akan berpengaruh pada kehidupan yang akan datang. Tantra Yoga Tantra Yoga adalah jenis yoga yang sedikit berbeda dengan yoga lain, bahkan ada yang menganggap yoga ini mirip dengan ilmu sihir. Teknik yoga ini terdiri atas kebenaran kebenaran dan hal yang mistik mantra. Tujuan teknik yoga ini yaitu agar bisa menghargai pelajaran dan pengalaman hidup. Menurut Somvir 2006, jenis yoga diantaranya yaitu Ananda Yoga Ananda yoga adalah jenis yoga terfokus pada postur lembut yang dirancang untuk memindahkan energi ke otak dan mempersiapkan tubuh untuk meditasi. Ananda Yoga fokus pada keselarasan tubuh yang tepat dan pernapasan dikendalikan. Iyengar Yoga Iyengar Yoga adalah jenis yoga yang lebih mengutamakan penyusunan gerakan yang sempurna lewat teknik alignment atau kesejajaran pada presisi yang tinggi untuk mencapai manfaat yang maksimal bagi kesehatan. Kundalini Yoga Kundalini Yoga adalah jenis yoga menggabungkan gerakan yang repetisi, latihan pernapasan, nyanyian puji-pujian, serta , meditasi untik membangun energi spiritual yang konon berbaring di dasar tubuh manusia atau lantai panggul manusia. Bikram Yoga Latihan yoga ini dilakukan di dalam ruangan yang dipanaskan antara 36-42 derajat celsius untuk menstimulasi tubuh mengeluarkan toksin melalui keringat dan membantu meregangkan tubuh lebih jauh. Setiap latihan terdiri dari dua teknik pranayama dan 24 jenis asana. Ashtanga Yoga Ashtanga Yoga adalah nama yang diberikan pada sistem yoga yang diajarkan oleh Sri K. Pattabhi Jois. Gaya yoga ini menuntut kekuatan fisik karena melibatkan sinkronisasi bernapas dengan seri progresif. Ashtanga yoga bisa membantu memperbaiki sirkulasi, fleksibilitas, stamina, cahaya kebatinan yang kuat dan pikiran yang tenang. Jivamukti Yoga Jivamukti yoga dikembangkan pada tahun 1986 oleh Sharon Gannon dan David Life. Metode yoga Jivamukti mengungkapkan aspek spiritual dan etika praktek yoga. Jivamukti Yoga merupakan bentuk asana yang kuat dengan penekanan pada studi agama, nyanyian sansekerta, vegetarian, non-kekerasan, meditasi, pengabdian kepada tuhan. Sivananda Yoga Jenis yoga ini cocok bagi yang menginginkan latihan yoga yang mencakup gerakan fisik dan bakti yoga atau yoga yang mengutamakan pembaktian. Setiap latihan mencakup latihan pranayamna, asana, dan relaksasi. Kripalu Yoga Kripalu yoga adalah jenis yoga yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran. Menekankan kesadaran napas, pergerakan dan kelurusan, kripalu merupakan tanda jasa kebijaksanaan menyangkut badan tersebut. Meditation Yoga Meditasi yoga adalah jenis yoga yang dilakukan dengan relaksasi yang melibatkan pengosongkan pikiran dari semua hal yang menarik, membebani, maupun mencemaskan dalam kehidupan sehari-hari. Prenatal Yoga Prenatal Yoga adalah henis yoga khusus untuk kehamilan dengan teknik dan intensitas yang telah disesuaikan dengan kebutuhan fisik dan psikis ibu hamil dan janin yang di kandungnya. Viniyoga Viniyoga adalah yoga yang digunakan sebagai praktek terapi untuk orang yang menderita cedera atau pasca operasi. Viniyoga memiliki gerakan yang lembut, penyembuhan disesuaikan dengan jenis tubuh tiap orang dan kebutuhan saat mereka tumbuh dan berubah. Acro Yoga Acro yoga adalah jenis yoga yang mana setiap gerakan yang di lakukan mengandung unsur akrobatik. Demikian penjelasan yang bisa kami sampaikan tentang Pengertian Yoga, Tujuan, Manfaat dan Jenis-Jenis Yoga Terlengkap . Semoga postingan ini bermanfaat bagi pembaca Meditasi juga telah dipraktekkan sejak ribuan tahun lamanya. Awalnya, meditasi dimaksudkan untuk membantu memperdalam pemahaman tentang kehidupan. Saat ini, meditasi lebih banyak dilakukan untuk relaksasi dan mengurangi stres. Yoga bisa menimbulkan risiko kesehatan untuk beberapa orang Umumnya, yoga sangatlah aman bila dilakukan dengan benar di bawah bimbingan instruktur yang berkualifikasi. Meski demikian, yoga bisa menimbulkan risiko berupa cedera fisik pada orang-orang dengan kondisi tertentu, misalnya mereka yang sudah lanjut usia atau pasien yang memiliki penyakit tulang. Lansia perlu berhati-hati ketika berlatih yoga. Sebab, menurut data dari National Institute of Health, tingkat cedera terkait yoga yang dirawat di UGD lebih tinggi pada orang-orang yang berusia 65 tahun ke atas daripada orang-orang dewasa muda. Biasanya anggota tubuh yang terkena cedera adalah leher, bahu, tulang belakang, kaki, dan lutut. Cedera bisa disebabkan oleh peregangan berulang yang berlebihan. Sedangkan, pasien dengan osteoporosis mungkin berisiko mengalami cedera bila melakukan pose yang menekan fleksi tulang belakang. Pasien dengan penyakit spondylolisthesis juga tidak kalah berisiko. Selain itu, dari survei nasional besar peserta yoga di Australia, sekitar 20% di antaranya melaporkan pernah mengalami cedera. Biasanya cedera yang timbul setelah yoga adalah keseleo dan tegang. Bagian tubuh yang paling sering cedera dapat meliputi lutut atau kaki bagian bawah. Memang, sebagian besar cedera yoga cenderung ringan dan pasien bisa pulih dengan baik setelahnya. Namun, ada pula beberapa orang yang mengalami cedera yang lebih signifikan dan mungkin belum pulih sepenuhnya. Beberapa kondisi yang dilaporkan antara lain robekan tendon achilles, supraspinatus, dan peroneus brevis. Ada pula yang mengalami cedera fibrocartilaginous, termasuk tobelan pada bagian labrum pinggul dan bahu. Berbagai pose yoga juga belum tentu bisa dan boleh dilakukan oleh semua orang. Pose yoga yang berisiko tinggi mencakup headstand, shoulder stand, dan half lotus. Hal ini mungkin membuat pilihan pose yang dilakukan dalam yoga jadi terbatas, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi khusus. Aspek ini dapat menjadi perbedaan lain yang cukup mencolok di antara yoga dan meditasi. Lain dari yoga, meditasi dianggap lebih fleksibel dan bisa dilakukan oleh semua orang dengan aman. Untuk melakukan meditasi, Anda cukup duduk bersila selama beberapa menit dan mencoba memfokuskan energi dalam tubuh pada objek di sekitar Anda. Meditasi tidak memerlukan gerakan badan atau pose seperti yang harus dilakukan pada latihan yoga. Mana yang lebih baik untuk mengatasi stres, yoga atau meditasi? Terlepas dari perbedaan yang ada, yoga dan meditasi sama-sama bermanfaat dan saling terhubung satu sama lain. Melakukan kombinasi keduanya mungkin dapat memberikan efek yang optimal untuk kondisi Anda. Namun, bila Anda ingin mengatasi stres, cemas, atau beban mental lainnya, mungkin bermeditasi dapat memberikan solusi yang Anda cari. Meditasi dapat mengembalikan tubuh ke keadaan tenang setelah Anda mengalami respons fight-or-flight akibat stres. Teknik ini membantu mencegah efek negatif yang timbul pada tubuh. Meski demikian, terkadang memang tak mudah memusatkan pikiran dan fokus saat bermeditasi. Oleh karena itu, bila Anda merasa sulit berkonsentrasi, Anda bisa melakukan yoga terlebih dahulu untuk mempersiapkan diri sebelum menjalani meditasi. Bagi Anda yang baru mencoba yoga, Anda bisa mempraktekkan pose-pose yang lebih sederhana dan mudah untuk diikuti. Jika perlu, daftarkan diri Anda dalam kelas yoga bersama instruktur yang sudah berlisensi. Tak perlu terburu-buru, mulailah yoga dengan perlahan. Bila nantinya keseimbangan dan kekuatan tubuh Anda telah meningkat, Anda bisa mulai mencoba melakukan pose yang lebih sulit. Untuk Anda yang memiliki kondisi khusus, misalnya sedang hamil, berusia lebih tua, atau penyakit yang berhubungan dengan tulang dan otot, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter guna memastikan keamanannya.

gerakan yoga yang menitikberatkan pada teknik meditasi dan konsentrasi adalah